Beranda » Uncategorized » DEPRESI,BAGAIMANA MENGATASINYA

DEPRESI,BAGAIMANA MENGATASINYA

Adakah contoh-contoh dalam Alkitab mengenai depresi dan bagaimana cara untuk menghadapinya?

“Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?”
-Amsal 18:14

“Jiwaku melekat pada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.”
-Mazmur 119:25

Ada beberapa referensi Alkitab mengenai bagaimana mengatasi depresi, suatu kendala yang dihadapi oleh seluruh manusia jika mengalami suatu masalah tertentu. Adam dan Hawa mengalami depresi berat setelah mereka berdosa terhadap Allah.

This article is also available in English: Are there biblical examples of depression and how to deal with it? English Answer…

Contoh mengenai orang-orang dalam Alkitab yang mengalami depresi
 Abraham (Kejadian 15:2-3)
 Yunus (Yunus 4)
 Ayub (Kitab Ayub)
 Elia (1 Raja-Raja 19 : 4,10,14)
 Raja Saul ( 1 Samuel 16 : 14-23 dst)
 Yeremia (Kitab Yeremia 20 :7-18)
 Daud (Mazmur 6,13,18,23,25,27,31,32,34,37-40,42-43,46,51,55, 62-63,69,71,73,77,84,86,90-91,94-95,103-104,107,110,116,118,121,123- 124,130,138,139,141-143,146-147)
Doa Daud—”Aku terbungkuk-bungkuk, sangat tertunduk, sepanjang hari aku berjalan dengan dukacita, aku kehabisan tenaga dan remuk redam, aku merintih karena degup-degup jantungku.”
-Mazmur 38:6,8

Depresi karena bersalah
Kain, putra Adam (karena mengabaikan Tuhan)
“Firman Tuhan kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”
-Kejadian 4:6,7
Daud, Raja Israel (berzinah dan mengalami depresi sampai ia mengakui dosanya)
“Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu, karena aku mengeluh sepanjang hari; sebab siang malam tanganmu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering seperti oleh teriknya panas. Sela.”
-Mazmur 32:3-4
Lepas dari depresi karena dosa dilakukan lewat pengakuan dan mencari pengampunanNya
Aku menyangka dalam kebingunganku: “aku telah terbuang dari hadapan matamu.” Tetai sesungguhnya engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepadaMu minta tolong.Berbahagialah manusia yang kesalhannya tidak diperhitungkan Tuhan, dan yang tidak berjiwa penipu. Dosaku kuberitahukan kepadaMu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahanku karena dosaku. Sela.
-Mazmur 31:23, 32:2,5
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”
-I Yohanes 1:9

Doa Daud yang penuh kerendahan hati (contoh bagi kita semua)
Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu. Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.
Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku. Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju! Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah tulang yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali! Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku! Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku! Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela! Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu. Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
-Mazmur 51:3-15, 18-19
Sewaktu anda depresi, berharap dan bergantunglah padaNya.
“Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku? dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur kepada-Nya, penolongku dan Allahku! Sebab Engkaulah tempat pengungsianku…”
-Mazmur 42:6, 43:2a
“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
-Amsal 3:5-6

“Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.”
-Roma 15:13
“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui oleh semua orang, Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patutu dipuji pikirkanlah semuanya itu.
-Filipi 4:4-8
“Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”
-1 Petrus 5:6-7
Sekalipun keadaan begitu sukar, orang Kristen dapat menghindari depresi.
“Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan namun tidak binasa…Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar daripada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.”
-2 Korintus 4:8-9, 16-18
Renungkanlah, apa yang telah dilakukan Yesus Kristus bagi kita. Ingatlah akan pengalaman Rasul Paulus, yang dengan iman tetap memfokuskan diri pada hal yang bersifat abadi bukan sementara. Saat kita memelihara iman dan berpegang pada kasih dan harapan yang telah diberikanNya bagi kita, sebagai orang Kristen kita dapat menghadapi terjangan badai hidup.
Paulus—”…Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas ; kerap kali dalam bahaya maut. Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal,sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut. Dalam perjalananku aku sering diancam bahya banjir dan bahya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahay di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; kerap kali aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian, dan dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat.”
-2 Korintus 11:23b-28
“Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”
-Galatia 2:20

Saat bangsa Israel mengalami depresi, Tuhan meminta mereka untuk menaruh iman mereka dalam tindakannya.
“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” (Yesaya 40:31)
Jawaban terhadap pertanyaan sejenis…

Jika Tuhan mengetahui saya telah disakiti, mengapa Ia tak datang menolong saya? Jawaban…
(Surat)
Saya berharap bahwa saya percaya Yesus Kristus, bahwa Dia mengasihi dan peduli kepada saya, tapi saya tak mau mempercayai hal ini lagi.
Mulai dari punya ibu berperilaku buruk dan telah menghancurkan keluarga angkat saya, sampai pada kehilangan abang angkat saya yang terkasih.
Saya bahkan sempat berpikir apakah Allah benar-benar ada. Saya melihat orang-orang Kristen yang selalu menggemborkan dirinya, bahwa mereka dapat menolong siapa saja tanpa diminta, tapi pada kenyataannya mereka tak peduli dengan saya.
Jika Tuhan mengasihi saya, setidaknya Ia akan memberi sedikit pertolongan, bukankah demikian? Tapi tak satu pertolongan pun yang saya terima. Mengapa? Karena Tuhan tidak mengasihi saya!
–Anna
Oh, Anna suratmu menunjukkan betapa terlukanya hatimu. Saya tak dapat menyelami hatimu dan perasaanmu, bahkan orang lainpun tidak.
Engkau terjebak dalam tiga perasaan sekaligus karena apa yang engkau alami yaitu sakit hati, terabaikan dan keraguan. Terus terang bukanlah suatu hal yang mudah mempunyai seorang ibu “berperilaku buruk” atau menghadapi kehancuran dan penderitaan atas kehilangan orang yang engkau kasihi.
This article is also available in English: If God knows I am hurting, why doesn’t He help me?English Answer…

Ada satu hal yang sangat pasti terjadi pada engkau sekarang. Hal itu akan membuat engkau berubah – semakin baik atau semakin buruk. Dalam situasi yang sulit, hubunganmu dengan Kristus bisa semakin dekat atau semakin jauh.
Namun di tengah kesukaran yang kita hadapi sulit untuk melihat hal ini, bahkan sangat sukar untuk melihat kasih Tuhan kepada kita. Saya teringat akan Ayub seseorang dalam Perjanjian Lama, seorang pria yang mengalami masa yang sukar. Ia kehilangan semua anggota keluarganya, kekayaannya dan ia mengalami sakit yang parah. Ia pun merasakan seperti yang engkau alami Anna.
Lihatlah pada apa yang dikatakan Ayub di tengah-tengah masa sukarnya: “Sesungguhnya kalau aku berjalan ke timur, Ia tidak di sana; atau ke barat, tidak kudapati Dia; di utara kucari Dia, Ia tidak tampak, aku berpaling ke selatan, aku tidak melihat Dia.” (Ayub 23:8-9)
Dan saya ingin agar engkau mengerti Anna, akan hal yang sama seperti yang dimengerti Ayub di akhir penderitaannya: Tak peduli apapun yang terjadi atau apapun perasaanmu sekarang ini, Tuhan itu ada dan Ia sangat mengasihimu. Seburuk apapun keadaan kita, tak ada yang sanggup memisahkan kita dari kasih Allah.

Kisah Mengenai Allah

Satu hal engkau benar, Anna. Tak semua orang Kristen itu baik, terkadang mereka meninggalkan kita begitu saja saat kita mengalami penderitaan yang mendalam. Tuhan Yesus pun mengalami hal ini dengan berat. Di saat Ia ditangkap sebagai kriminal dan digantung di atas kayu salib, semua murid, sahabat dekat meninggalkanNya begitu saja. Mereka meninggalkanNya sendiri saat Ia mengalami masa-masa tersukarNya.
Saat orang Kristen mengecewakanmu, hal ini bukan berarti bahwa Tuhan mengabaikanmu. Tak akan pernah hal itu terjadi. Ia mempunyai rencana yang indah untukmu Anna. Jadi sekalipun di tengah-tengah patah hatimu katakanlah pada Tuhan dalam doamu, “Saya akan tetap bertahan dan menungguMu untuk mendemonstrasikan kasih dan kuasaMu, tak peduli apapun yang terjadi padaku.”
Saya rindu agar engkau dapat mengatakan hal yang sama seperti yang dikatakan pemazmur dalam Mazmur 27:14, “Nantikanlah Tuhan! Kuatkan dan teguhkan hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan.”
Jika engkau melakukan hal ini Anna, saya tahu pasti apa yang akan terjadi padamu. Engkau akan keluar sebagai pemenang dari kesakitanmu dan akan menjadi seorang yang lebih kuat. Engkau akan mengatakan hal yang sama seperti yang dikatakan Ayub, “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku,aku akan timbul seperti emas.” (Ayub 23:10)
Jadi bertahanlah Anna, saya tahu engkau dapat melewatinya dan muncul sebagai pemenang.

Apakah yang harus dilakukan sebagai orang Kristen saat menghadapi depresi?Jawaban
Depresi seringkali disebut sebagai “common cold” (sakit pilek) pada keadaan mental seseorang. Satu sumber memperkirakan bahwa depresi mengganggu kehidupan 30 sampai 40 juta orang di Amerika Serikat. [4]
Depresi sangatlah sukar untuk dijawab dengan satu kata yang mudah. Garry Collins dalam Christian Counseling: A Comprehensive Guide (Dallas: Word, 1988), menggolongkan tujuh macam penyebab utama depresi, [1] dan enam cara pendekatan untuk mengatasinya. Setiap macam mempunyai beberapa cara penanganan. Sebagai tambahan, orang seringkali menggunakan kata “depresi” untuk menutupi suatu kekecewaan, mulai dari akibat kekalahan dalam pertandingan baseball sampai ke kasus yang dapat memicu bunuh diri.
Alkitab tidak menggunakan kata “depresi”, sekalipun menggambarkanorang-orang yang bisa kita katakan mengalaminya. Alkitab juga tidak menyebutkan obat untuk depresi. Akan tetapi, saya dapat merekomendasikan beberapa cara prinsipil menghadapinya, yaitu:
Arahkan dan selesaikan pada penyebab depresi anda dan bukan pada gejalanya.
Kitab Suci menunjuk pada banyak perihal dosa atau konflik yang dapat berdampak pada emosi Anda; kebanyakan para pembimbing rohani (konselor) setuju bahwa depresi bisa timbul dari penyebab lainnya. Jangan khawatir hanya pada depresi itu sendiri, tapi coba periksa masalah apa dalam hidup Anda yang perlu mendapat perhatian.
Sadarlah bahwa anda tak dapat hidup hanya berdasarkan emosi anda
Dasar hidup orang Kristen adalah kebenaran dan bukan perasaan. Filipi 4:1 memerintahkan kepada kita untuk bersukacita (sekalipun kita suka atau tidak akan situasi yang sedang kita hadapi). Yakobus 1: 2 mengatakan berkata : “Anggaplah suatu kebahagiaan jika kamu jatuh dalam berbagai pencobaan.” Perhatikan bahwa Yakobus tidak mengatakan kepada kita untuk bersukacita, tapi ia mengatakan agar kita berhitung, memilih untuk berfikir tentang situasi yang kita alami sebagai kesulitan dimana Anda dapat mengalami sukacita.
Iman
Memilih untuk percaya pada kebenaran daripada perasaan Anda mungkin akan membutuhkan iman yang besar. Dan jika ini yang kita maksud dengan meminta karunia iman agar dapat menghadapi depresi, maka mungkin hal ini akan berhasil pada beberapa kasus. Lebih percaya pada apa yang Tuhan katakan dari pada perasaan kita sendiri merupakan pendekatan yang realistis dalam hidup ini.
Memberikan Perhatian pada Nasihat Tuhan
Namun, banyak orang yang membicarakan iman dan cuma mempunyai harapan yang kecil bahwa Tuhan akan menolong mereka. Hal ini terlalu samar sebagai konsep yang dapat kita percayai. Banyak orang yang mengatakan bawa mereka mempunyai iman terhadap Tuhan tapi mereka mengabaikan prinsip Tuhan untuk hidup sehat. Jika kita percaya akan firman Tuhan maka kita juga harus siap untuk menanggung konsekuensinya—demikian juga jika kita menggunakan iman kita.
Apakah benar jika kita menggunakan obat anti stres ? Atau cukup dengan iman saja kita dapat memecahkan masalah?
Ketidakseimbangan kimiawi tubuh
Dalam beberapa kasus depresi, dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan fungsi kimiawi tubuh. Dalam kasus seperti ini obat antidepresi adalah jawabannya. Tuhan mengijinkan umat manusia untuk mempelajari tentang peralatan kesehatan, bahkan Ia juga menggunakan alat kesehatan untuk menyembuhkan juga. Ada juga beberapa kasus depresi yang parah sehingga membutuhkan perawatan yang intensif, untuk jangka waktu yang pendek. Saya tak melihat adanya larangan dalam Alkitab yang melarang hal ini. [1]
Masalah yang tak dapat diselesaikan, Akar penyebab masalah
Bagaimanapun juga setiap perawatan harus dengan hati-hati. Sebenarnya, setiap obat mengakibatkan efek samping. Obat-obatan akan menyebabkan Anda untuk sementara dapat melupakan masalah. Beberapa orang bahkan menggunakan obat anti stres untuk menghindari masalah mereka. Kelihatannya hal ini sebagai jalan pintas. Tapi untuk prinsip dasarnya hal seperti ini jangan dilakukan, kecuali orang yang bersangkutan membahayakan dirinya atau tak mampu mengikuti terapi yang lainnya.
Depresi mencakup area yang kompleks dan masalah serius yang ditimbulkan depresi layak mendapat perhatian dari para pendeta dan konselor.
Pengarang : Dr. John Bechtle
Diterjemahkan oleh: Robert Tanoni
Diedit oleh: Darwin Marpaung
Apakah ada contoh-contoh yang Alkitabiah mengenai depresi dan bagaimana mengatasinya? Go…

Petunjuk lain bagi orang Kristen
(diberikan oleh David Seamands)
1. Kalau bisa jangan sendirian. Usahakan bersama-sama dengan orang lain.
2. Bernyanyilah. Musik dapat mengangkat semangat Anda sebagaimana yang dialami oleh Raja Saul (1 Samuel 16:14-23).
3. Pujilah Tuhan dan ucapkan terima kasih. “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” (1 Tesalonika 5:18).
4. Bersandarlah secara penuh pada kuasa Firman Allah.
5. Berteduh dengan yakin pada kehadiran Roh Kudus.”Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” (Mazmur 42:5).
(Lihat lebih jauh buku yang baik berjudul Healing for Damaged Emotions[Sembuh dari emosi yang rusak]) [3]

Jawaban terhadap pertanyaan berkaitan

Adakah contoh-contoh dalam Alkitab mengenai depresi dan bagaimana cara untuk menghadapinya? Jawaban…
Bagaimana saya dapat diampuni? Jawaban…
Jika Tuhan mengampuni saya setiap saat saya minta, mengapa saya tetap merasa bersalah? Jawaban…
Jika Tuhan mengetahui saya telah disakiti, mengapa Ia tak datang menolong saya? Jawaban…
(in English)
Saya merasa telah mengalami penyiksaan seksual, tapi saya tak dapat memastikannya. Apakah penyiksaan seksual itu, dan bagaimana saya dapat menghentikan trauma yang saya hadapi? Jawaban…
Saya jelek. Mengapa Tuhan begitu tidak adil terhadap saya?Jawaban…
Apakah Anda berterima kasih kepada Allah? Jawaban
Apa yang Alkitab katakan mengenai bunuh diri? Jawaban…

Referensi dan Catatan akhir
1. Delapan penyebab utama depresi. (1) Faktor biologis, (2)Mengetahi tidak ada harapan (perasaan terperangkap dan tak dapat pulih dari situasi yang tak bisa ditolerir), (3)Penolakan orangtua, (4)Penganiayaan, (5) Pikiran negatif, (6) Stress dalam hidup, (7) Kemarahan, (8) Rasa bersalah. [Josh McDowell and Bob Hostetler, Josh McDowell’s Handbook on Counseling Youth(Dallas, Texas: Word Publishing, 1996), chapter 5; Gary R. Collins, Christian Counseling: A Comprehensive Guide, revised edition (Dallas, Texas: Word Publishing, 1988).] [UP]
2. Faktor biologis – “Depresi sering berkaitan dengan keadaan fisik. Pada tingkatan yang sederhana, kita tau kurang tidur, olahraga yang kurang, efek samping obat-obatan, penyakit fisik atau diet yang tidak benar dapat menyebabkan depresi. Ribuan wanita mengalami depresi disebabkan oleh sindrom pra-menstruasi bulanan dan yang lain menjadi korban depresi setelah melahirkan. Penyebab depresi oleh pengaruh fisik lainnya yang lebih kompleks antara lain tidak berfungsinya saraf (neurochemical), tumor otak atau kelenjar yang menyimpang. Ada bukti bahwa depresi bisa terjadi akibat keturunan.”
-Gary R. Collins, Christian Counseling: A Comprehensive Guide, revised edition (Dallas, Texas: Word, 1988), p. 107.[UP]
3. David A. Seamands, Healing for Damaged Emotions (Colorado Springs, Colorado: Chariot Victor Books, 1991) (ISBN: 0896939383).
4. Newsweek, May 4, 1987, pp. 48-57.
[ Jika informasi ini berguna, pertimbangkanlah dalam doa untuk memberi sumbanganguna membantu menutupi biaya-biaya agar menjadikan pelayanan yang membangun iman ini tersedia bagi Anda dan keluarga Anda! Sumbangan bersifat tax-deductible (di Amerika). ]
Hak Cipta © Films for Christ, Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang – kecuali sebagaimana dinyatakan pada halaman “Usage and Copyright” terlampir yang memberi kepada pengguna ChristianAnswers.Net, hak untuk menggunakan halaman ini untuk pekerjaan di rumah, kesaksian pribadi, di gereja-gereja maupun sekolah-sekolah.

Bagaimana saya dapat diampuni? Jawaban
Bagaimana saya dapat diampuni dan merasakannya?

Lihat halaman ini dalam bahasa: Inggris (English),Dutch (Nederlands),French (Français),German (Deutsch),Hongaria (magyar),Portuguese (Português),Spanish (Español),Swedish (Svenska)

“Mengampuni dan melupakan” bunyi pepatah lama. Namun segampang itukah? Seorang anak lelaki yang baru dicampakkan pacarnya berkata “Dia telah begitu melukai perasaan saya. Bagaimana saya dapat memaafkan segala perbuatannya padaku? “Seorang gadis yang dilecehkan secara seksual oleh ayahnya selama bertahun-tahun berkata, “Mengapa saya harus memaafkan perbuatan tersebut?”. Seorang pengedar obat bius yang ingin merubah jalan hidupnya berkata, “Apakah Tuhan benar-benar akan mengampuni segala perbuatan yang pernah kulakukan?
Kebutuhan Untuk Diampuni
Allah membenci dosa; Dia tidak tahan melihat keburukannya. Karena itu dosa yang tidak diakui dalam hidup kita merintangi dan merusak hubungan kita dengan Allah.
“Sesungguhnya tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaraNya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yesaya 59:1-2)
Bukan hanya tidak adanya pengampunan yang merintangi kita dan Allah, hal itu juga merusak hubungan kita dengan orang lain.
“Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangkit perkara menceraikan sahabat yang karib” (Amsal 17:9)
Kebutuhan Akan Pengampunan
Karena Allah membenci dosa, harga sebuah pengampuanan sangatlah tinggi. Injil menuliskan beberapa syarat untuk pengampunan:
• Pengorbanan. Ibrani 9:22 berkata tanpa penumpahan darah, tidak ada pengampunan.” Dalam Perjanjian Lama diperlukan korban domba yang tak bercacat untuk meredakan murka Allah. Yesus, Anak Allah yang tak berdosa, mati di kayu salib dan menjadi korban penebusan dosa. Yesus membayar pengampunan bagi kita ketika mati di salib.
“Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar supaya Ia membawa kita kepada Allah.” (1 Petrus 3:18a)
“Sebab di dalam Dia dan oleh darahNya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kasih karuniaNya.” (Efesus 1:7)
• Mengampuni sesama. Syarat untuk pengampunan dosa adalah mengampuni sesama. 1 Korintus 13:5 berkata “kasih tidak menyimpan kesalahan orang lain”. Ingat bahwa Amsal 17:9 mengajarkan pada kita bahwa sahabat sejati mengampuni. Allah juga menjadikan mengampuni sesama sebagai syarat untuk menerima pengampunan dariNya.
“Karena jika kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tapi jika kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” (Matius 6:14,15)
“Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Efesus 4:32)
• Pengakuan Dosa Kita harus mengakui dosa kita pada Allah jika ingin hubungan kita dengan Dia dipulihkan. Melihat pada kebutuhan akan pengampunan, kita mengetahui dosa yang tidak diakui dapat memisahkan hubungan kita dengan Allah. Pengakuan adalah jalan untuk memulihkan hubungan kita dengan Allah, karena walau kita tidak setia, Ia tetap setia (2 Timotius 2:13).
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni sehala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yoh 1:9)
• Bertobat. Kita harus memutuskan untuk berubah, berpaling dari dosa kita.
“Karena itu beginilah jawab Tuhan :”Jika engkau mau kembali, Aku akan mengembalikan engkau menjadi pelayan dihadapanKu.” (Yeremia 15:19a)
Hasil dari Pengampunan.
Alkitab menjanjikan kebaikan atas pengampuan Allah:
• Kebahagiaan. Ketika tahu bahwa Tuhan mengampuni kita diberkati (bahagia).
“Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi. Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan dan yang tidak berjiwa penipu.” (Mazmur 32:1-2)
• Allah memilih untuk tidak memperhitungkan dosa kita. Hasil dari pengampunan adalah Allah tidak mengingat kesalahan kita. Dia tidak menyimpannya untuk mendakwa kita. Karena darah Kristus telah menutupi dosa kita, Allah tidak mengingat-ingat dosa kita.
“Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” (Yesaya 43:25)
• Allah mengangkat kita dari dosa. “Sejauh timur dari barat, demkian dijauhkanNya dari pada kita pelanggaran kita” (Mazmur 103:12)
• Kita dapat mengampuni diri sendiri. Saat kita diampuni, kita dapat mengampuni diri sendiri dan meneruskan hidup kita.
“Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah dibelakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku, dan berlari-lari pada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Yesus Kristus.” (Filipi 3:13,14)

Jika Tuhan mengampuni saya setiap saat saya minta, mengapa saya tetap merasa bersalah? Jawaban
Jika Allah mengampuni saya setiap kali saya minta,mengapa saya masih merasa bersalah?

Lihat halaman ini dalam bahasa: Inggris (English), Dutch (Nederlands), German (Deutsch), Hongaria (magyar), Portuguese (Português), Spanish (Español)
(Surat)
Saya sangat membutuhkan pertolongan untuk suatumasalah. saya diselamatkan empat tahun yang lalu, dansaya berusaha hidup secara kekristenan. Saya banyakberbuat kesalahan, tetapi setiap kali saya memintaAllah untuk mengampuni. Dan kemudian saya berbahagiakembali karena saya tahu dia telah mengampuni.
Tetapi akhir-akhir ini tampaknya saya terus menerusmerasa bersalah atas hal-hal yang saya lakukan. Sayabahkan mulai merasa bersalah atas hal-hal yang sayatidak yakin saya lakukan. Saya telah meminta Allahuntuk mengampuni saya jika saya telah berbuatkesalahan, tetapi saya masih merasa bersalah. Sayamenginginkan kegembiraan kembali yang telah saya alamiketika saya mulai menjadi kristen. Mengapa saya merasabersalah?
-Jennifer
This article is also available in English: If God forgives me everytime I ask, why do I still feel so guilty?English Answer…

Anda jujur mengenaimasalah yang sukar, Jennifer. Saya berbicara kepadaribuan murid, dan saya tahu bahwa banyak dari merekamerasakan hal yang sama seperti anda rasakan.Keterbukaan anda dapat menolong mereka.
Anda memahami apa itu rasa bersalah, tetapi saya tidakyakin anda memahami secara penuh besarnya pengampunanAllah. Saya ingin anda mengerti bahwa sejak saat andamenerima Yesus sebagai Juru Selamat anda, Tuhanberjanji bahwa Dia tidak pernah berhenti mengampunianda, apapun kesalahan anda.
Tetapi jangan hanya percaya kata-kata saya. LihatlahFirman Allah di 1 Yoh1:7, “Tetapi jika kita hidup di dalam terang samaseperti Dia ada di dalam terang, maka kita berolehpersekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus,Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segaladosa.”
Itu berarti Allah menyucikan kita saat kita sedangberusaha, seperti anda, untuk hidup secarakekristenan. Ia melaksanakan melalui darah YesusKristus, darah yang menyelamatkan anda empat tahunyang lalu.
Tetapi anda harus ingat, Jennifer, bahwa saat Allahmenginginkan anda merasa diampuni, iblis ingin andamerasa bersalah. Iblis, pangeran kegelapan, mengetahuiperasaaan bersalah anda membuat anda (di dalam pikirananda) terpisah dari Allah.
Kitab Wahyu memanggil iblis penipu seluruh dunia. Dandi dalam 12:10, dia disebut “pendakwa saudara-saudarakita.” Tetapi, saat iblis berusaha mendakwa anda danmembuat anda merasa bersalah, Allah menyatakan bahwaanda sekudus Yesus Kristus. Allah berkata bahwa kitaseluruhnya diampuni karena Yesus telah membayardosa-dosa kita ketika Dia mati diatas kayu salib.
“Sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmaniKristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamukudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya”(Kol 1:22). Anda telah lihat, Allah telah melakukan hal luarbiasa. Karena anda telah percaya kepada Yesus Kristusdan telah menerima apa yang Dia kerjakan, Allahmelihat anda kudus dan tak bercela, tanpa cacat. Danakhirnya, Jennifer, saya merasakan bahwa apa yang andapercayai mengenai anda dan mengenai Allah mudahberubah. Cuaca dapat mempengaruhi perasaan anda.
Tetapi tidak ada yang dapat merubah fakta di dalamFirman Allah. Dan itulah tempat dimana anda meletakkaniman anda–di dalam fakta yang diungkapkan Alkitab danbukan di perasaan anda.
Oleh karena itu ketika anda merasa bersalah dan tidakada dasar untuk perasaan bersalah itu, kembali kepadafakta. Fakta itu menyebutkan bahwa anda dicintaiAllah, seluruhnya suci dan kudus melalui Yesus Kristusdan senantiasa dikuduskan oleh Allah Bapa. Kembalikepada fakta-fakta, Jennifer.
[ Jika informasi ini berguna,pertimbangkanlah dalam doa untuk memberi sumbanganguna membantumenutupi biaya-biaya agar menjadikan pelayanan yangmembangun iman ini tersedia bagi Anda dan keluargaAnda! Sumbangan ini bersifat tax-deductible (diAmerika). ]
Diterjemahkan oleh: Thor Valhala
Author: Dawson McAllister of Dawson McAllisterLive!
Hak Cipta © 1997, Dawson McAllister Live!, Hak Cipta dilindungiUndang-undang – kecuali sebagaimana dinyatakan padahalaman “Usage andCopyright” terlampir yang memberi kepada penggunaChristianAnswers.Net, hak untuk menggunakan halamanini untuk pekerjaan di rumah, kesaksian pribadi, digereja-gereja maupun sekolah-sekolah.

Saya merasa telah mengalami penyiksaan seksual, tapi saya tak dapat memastikannya. Apakah penyiksaan seksual itu, dan bagaimana saya dapat menghentikan trauma yang saya hadapi? Jawaban

(Surat)
Saya 15 sekarang, tapi ketika saya berumur 12 1/2, saya bertemu dengan seorang pria. Dia berumur 13 tahun. Saya tidak berpikir tentang apa-apa antara kami karena, pada usia itu, saya masih bermain game sepak bola dan bodoh dengan orang-orang.
Sehari setelah saya bertemu dia, teman-teman saya meninggalkan kami sendirian, dan ia mulai menciumku. Saya bingung dan takut dan tidak tahu harus berkata apa. Dia membawa saya ke ruangan lain (ada pintunya sendiri) dan melakukan hal-hal kepada saya yang membuat saya merasa tidak nyaman. Dia naikkan kemeja saya dan melorotkan celana saya. Aku bahkan tidak tahu apa semua ini sampai tidak terlalu lama.
Teman saya masuk, dan ia segra pergi meninggalkankami. Itulah yang terakhir aku pernah melihat dia. Saya sangat bingung dan saya memdapat banyak mimpi buruk. Apakah ini pelecehan seksual?
Saya sekarang merasa takut utk berkencan Saya tidak bisa menerima pria menyukai saya. Aku sangat takut itu akan terjadi lagi.

-Tanya
Anda bertanya kepada saya, Tanya, Jika Anda mengalami pelecehan seksual. Jawabannya adalah ya. Orang itu melakukan pelecehan sexual thd Anda. Tidak diragukan lagi tentang hal itu.
Dan pelecehan seksual adalah salah satu pengalaman emosional yang paling traumatis yg tdk mudak utk dilewati. Tapi Anda melakukan hal yang benar, Tanya. Anda jujur dan langsung tentang apa yang terjadi padamu. Aku tahu itu sulit bagi Anda untuk membicarakannya, tetapi Anda harus melakukannya.
Saya minta maaf, minta maaf, bahwa ini terjadi pada Anda. Dan saya sama sekali tidak terkejut bahwa Anda takut dan bingung. Itu benar-benar normal.
Anda harus mengerti, Tanya, bahwa Anda adalah korban. Anda tidak perlu merasa bersalah atau kotor,Pria itulah yg brengsek dan tak bermoral.Anda baik2 saja anda tdk kotor..
Jika itu terjadi, Yesus, akan menjadi orang terburuk yang pernah hidup. Ingat bagaimana dia begitu mengerikan dan kejam dilecehkan di kayu salib? Dia ditertawai, diludahi, secara fisik dipermalukan, dan akhirnya dihukum mati. Kita tidak bisa tahu pasti, tapi itu sangat mungkin Yesus tergantung telanjang di kayu salib sebagaimana Dia meninggal. Dan dia benar-benar tidak bersalah. Jadi jangan lupa, Tanya, bahwa Yesus mengerti bagaimana perasaan Anda. Dia benar-benar. Dia juga adalah korban.
Seperti yang saya katakan sebelumnya, Tanya, Anda melakukan hal yang benar dengan menulis kepada saya tentang apa yang terjadi padamu. Anda harus membicarakannya. Tapi Anda perlu berbicara dengan orang lain selain saya. Anda perlu mencari seorang konselor Kristen untuk berbicara dengan secara teratur. Dengan bantuan dan pertolongan Tuhan, Anda dapat berhenti menjadi korban dan menjadi sang pemenang suatu saat. Anda bisa menang, Anda dapat menang atas masalah ini, seperti Paulus berbicara tentang itu dalam Roma 8:37,38:
Tapi terlepas dari semua ini, kemenangan besar adalah milik kita melalui Kristus yang mengasihi kita cukup untuk mati bagi kita. Sebab aku yakin, bahwa tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih-Nya (TLB).
Saya tidak bisa menjanjikan hal itu akan mudah, meskipun, saya harus jujur dan memberitahu Anda bahwa itu akan menjadi jalan yg panjang utk anda bisa pulih. Tetapi karena Anda berurusan dengan emosi Anda dan pertanyaan Anda, akan datang suatu waktu ketika emosi-emosi yang kuat tidak akan lagi berada di sana. Tentu saja, Anda masih akan melihat gambar dalam pikiran Anda tentang apa yang orang itu lakukan untuk Anda, tetapi gambar-gambar tidak akan membawa emosi mengerikan Anda seperti anda merasa hari ini.
Dan ada juga akan datang suatu waktu ketika Anda menyadari bahwa tidak semua orang, dengan cara apapun, sangat berbahaya. Ini bukan gender. Orang itu melakukan apa yang dia lakukan untuk Anda karena dia seorang berdosa sakit yang membutuhkan bantuan, bukan karena dia seorang cowok.
Aku berjanji, Tanya, Anda bisa dan akan diatasi dengan pertolongan Allah. Memiliki keberanian untuk menghadapi emosi Anda dengan seorang konselor Kristen.
Aku akan berdoa untukmu. Tuhan akan memberkati Anda. Dan suatu hari nanti Anda akan berkata, seperti kata Mikha dalam Mikha 7:8,
Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku.
[ Jika informasi ini berguna, pertimbangkanlah dalam doa untuk memberi sumbanganguna membantu menutupi biaya-biaya agar menjadikan pelayanan yang membangun iman ini tersedia bagi Anda dan keluarga Anda! Sumbangan bersifat tax-deductible (di Amerika). ]
Diterjemahkan: Robert Y Tanoni
Pengarang: Paul S. Taylor, Films for Christ
Hak Cipta © 1999, Films for Christ, Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang – kecuali sebagaimana dinyatakan pada halaman “Usage and Copyright” terlampir yang memberi kepada pengguna ChristianAnswers.Net, hak untuk menggunakan halaman ini untuk pekerjaan di rumah, kesaksian pribadi, di gereja-gereja maupun sekolah-sekolah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: